Thursday, August 28, 2014

Bersama Air Asia, Saya ke HCMC: Dari Sanalah Petualangan Backpacker Bermula

16

Sejak kecil, saya ingin sekali pergi ke luar negeri, bahkan ketika masih SD, saya ingin sekali menjadi presiden agar bisa pergi ke banyak Negara. Ini gara-gara waktu kecil melihat TV tentang berita kunjungan presiden dari Negara satu ke Negara yang lain. Hal ini tentunya yang lumrah bagi seseorang yang belum pernah ke luar negeri dan bepergian ke luar kota pun bisa dihitung dengan jari.

Akhirnya mimpi saya untuk pergi ke luar negeri pun menjadi nyata. Saya masih teringat, tahun 2009 kala itu ketika saya membuka email salah satu anggota milis mengenai promo tiket di Air Asia. Awalnya iseng saja, saya membuka situs Air Asia dan memilih perjalanan ke Ho Chi Minh City (HCMC). Sengaja saya memilih HCMC, karena saya tertarik untuk pergi ke Vietnam, Negara yang berhasil mengalahkan Amerika dan biaya hidupnya pun tidak terlalu mahal. Saya mendapatkan tiket promo Jakarta – HCMC pulang pergi Rp750.000,- Harga yang murah untuk ke luar negeri dan sesuai dengan kantong saya. Segera saya menelpon kakak saya, dan menceritakan tentang hal tersebut. Gayung bersambut, dan akhirnya kami berdua memesan tiket Jakarta – HCMC untuk keberangkatan Februari 2010. Rasanya lama sekali menunggu saat itu, dan tak bosan-bosannya kami menghitung hari serta mempersiapkan diri dengan banyak membaca catatan perjalanan orang-orang yang pernah ke HCMC.

Sebelumnya, saya banyak mendengar komentar orang-orang bahwa bepergian dengan Air Asia hanya membayar kursi saja, tidak termasuk bagasi, makan dan sebagainya. Kita tidak pernah tahu kalau tidak mencoba bukan? Lagipula, kalau kita tidak membutuhkan bagasi, mengapa harus membeli bagasi? Demikian halnya dengan makan. Ketika yang dijual adalah kursi dan menjadikan harga tiket menjadi murah, tentunya membuat pengalaman terbang bisa menjadi milik banyak orang, bukan melulu orang yang berkantong tebal.

Eng..ing eng… Akhirnya, hari yang dinanti pun tiba. Pengalaman pertama pergi ke luar negeri dan tentu saja pengalaman pertama backpacker. Tidak ada kendala ketika terbang, pramugarinya pun sangat ramah, dan akhirnya kami tiba di bandara HCMC. 


foto: www.paradiso-tour.com
Esok hari kami menjelajahi HCMC dari Chu Chi Tunnel hingga Pasar Ben Tham. Tak hanya itu, kami juga berkenalan dengan para pelancong lainnya, yang kebanyakan dari Negara asing, hal ini tentu saja semakin membuat lengkap pengalaman traveling kami. Selain tentu saja pengalaman berburu penginapan murah atau makanan murah dan halal. Setelah dihitung, pengeluaran kami sekitar Rp1.500.000,- untuk 3 hari 2 malam di HCMC. Kebanyakan pengeluaran adalah untuk membeli oleh-oleh. Maklum pertama kali ke luar negeri, pastilah banyak barang yang ingin dibeli.


menyusuri sungai Mekong
bertemu dengan traveler lainnya
Pengalaman ke luar negeri itu, yang kemudian membuat saya ketagihan untuk kembali melakukan backpacker (memang benar travelling is never enough). Hal ini juga menimbulkan semangat saya untuk mencari beasiswa ke luar negeri. Bukan karena mengejar prestige, namun saya ingin belajar di negeri orang, tidak hanya masyarakat dan budayanya tetapi juga bagaimana bisa survive di Negara asing. Agustus 2010, saya mendapatkan beasiswa ke Thailand dan Agustus 2011, saya mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar di Finlandia. Selain belajar, saya juga melakukan backpacker ke Negara-negara lain.

Tak cukup hanya di situ, Airasia pun kembali memfasilitasi saya melakukan perjalanan baru, kali ini solo backpacker. Harga tiket yang terjangkau dan kesulitan mencari teman perjalanan, membuat saya memutuskan untuk melakukan solo backpacker. Pengalaman solo backpacker saya adalah Medan dan Macau yang semuanya mengajarkan saya untuk lebih mandiri. 
Melihat Panda di Parque de Seak Pai Van, Macau

Pengalaman-pengalaman tersebut pastinya tidak akan berhenti sampai di situ saja, karena saya masih ingin berpetualang ke banyak tempat di dalam negeri serta mengunjungi Negara tetangga. Saya juga masih bermimpi pergi ke Nepal untuk melihat Himalaya, semoga bisa mendapatkan tiket murah di Air Asia atau syukur-syukur bisa menang kompetisi ini ;) 

Semoga Air Asia meluaskan penerbangannya tidak hanya rute domestik tapi juga mancanegara, dan tentu saja semoga semakin banyak promo-promo penerbangan. 



tulisan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi Blog 10 Tahun AirAsia Indonesia. 

16 komentar:

liairna said...

makasih banyak infonya gan , sangat menarik sekali. keep posting yah :)

zayyin.com said...

Terimakasih banyak atas artikelnya bermanpaat sekali

Pengobatan Herbal Glaukoma Secara Efektif said...

Terimakasih untuk infonya ini...

obat tradisional stroke said...

terima kasih banyak gan untuk infonya,, semoga menjadi info yang sangat bermanfaat bagi kita semua

Obat Tradisional Fistula Ani said...

boleh gak saya ikut dalam backpacker selanjutnya,,hehehe

obat tradisional stroke said...

terima kasih banyak gan untuk infonya,,semoga bisa bermanfaat bagi kita semua

pengobatan alami jantung bengkak said...

terima kasih banyak gan untuk infonya

Cara Mengobati Migren Secara Herbal said...

bermanfaat nih artikelnya...

Cara Mengobati Migren Secara Herbal said...

menarik infonya kawan

Unknown said...

keren gan article nya..
kunjungi juga ya gan blog saya http://chaniaj.blogspot.com/

pengobatan alami fistula ani said...

jadi pengen merasakan bagaimana rasanya jadi backpacker sejati,,hehe

ayun said...

kapannya saya jadi backpeker,,hehe

obat tradisional untuk gejala kanker serviks said...

jadi pengen backpackeran lagi ke gunung nij

ayun said...

permisi gan kunjunga rutin

obat tradisional untuk rematik said...

mantaaaap gan,,lanjutkan terus ya

obat tradisional miom rahim said...

terima kasih banyak ganuntuk infonya:)