bunga rumput

Sebagaimana rumput, meski ratusan kali dicabut akan selalu ada, dan tulisan ini adalah buah pikir yang selalu ada. Terima kasih telah meluangkan waktu sejenak untuk 'berbincang bersama'

Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Tuesday, February 12, 2008

untuk seseorang di surga

›
Sosokmu kian samar dimakan waktu kenangan tentangmu kian larut seiring dengan lamanya penantianku wajahmu kian terkikis sejalan dengan berga...
1 comment:

untitle

›
sepi mengurai luka membalut rasa yang kupunya sakit ini ternyata tak terperi aku lelah dengan segala upaya yang tak berbalas berakhirkah sem...
1 comment:

untitle

›
bila malam melagukan heningnya dalam sepi aku berpikir tentang langkah ini merajut mimpi dan cita alangkah sukarnya ternyata jalan demikian ...

nyatanya

›
nyatanya aku masih mencarimu dalam ruangan maya tempat aku bisa menemukan kehadiranmu meski itu hanyalah jejak langkahmu beberapa waktu yang...

sendiri

›
sepi menggelayuti memendarkan asa hingga ke segala penjuru mencoba tetap bijak dalam segala keresahan nyatanya aku sendiri dalam kehampaan r...

sesal

›
nyatanya aku masih saja merutuki meski syukur tlah coba kuhadirkan jalan ini begitu terjal hingga aku selalu mengaduh dan memaki kuhitung ha...

tamak

›
ribuan keping emas yang kau kumpul berlian yang bertaburan di sekitarmu masih kurangkah? hingga kau ambil pula milik mereka dan tak terdenga...

dan bertanya aku padamu

›
ingin kutanya dalam kebisuan di antara kita dalam sepi yang kian nyata apa maumu atas itu semua kini biar angin yang kabarkan tentang aku ya...
›
Home
View web version

About Me

My photo
ria permana sari
an ordinary in the extra ordinary world. a day dreamer and a feminist wanna be
View my complete profile
Powered by Blogger.