Tuesday, August 11, 2009

Para Janda Memprotes Tunjangan Pernikahan


Kathmandu - sekitar 200 perempuan berjalan kaki menuju Ibukota Nepal pada hari senin lalu untuk memprotes rencana pemerintah memberikan insentif kepada laki-laki untuk menikahi para janda.

Rencana Koalisi Kiri Tengah Nepal untuk membayar $650 kepada laki-laki untuk menikahi janda yang diumumkan sebulan yang lalu telah memicu kemarahan para janda. Perempuan tersebut membawa slogan seperti "Kamu tidak dapat menjual ibumu," dan "Kami tidak mengingkan mahar dari pemerintah," di depan kantor Perdana Menteri.

Aksi demonstrasi tersebut dihentikan oleh pasukan polisi, namun tidak ada kekerasan atau penangkapan. Durga Neupane, seorang janda dan pemimpin aksi tersebut, mengatakan akan memobilisasi janda-janda dari Himalaya jika pemerintah tidak memenuhi tuntutan mereka sampai dengan hari Jum'at.

"jika permasalahan ini belum selesai, kami akan mengorganisir para janda di negara ini dan melakukan protes."

Rencana tersebut dikemukakan pemerintah untuk membantu para janda dalam menghadapi kendala sosial dan budaya di masyarakat yang sebagian besar beragama Hindu.

Neupane mengatakan bahwa rencana tersebut merendahkan mereka, karena laki-laki akan menikahi para janda untuk uang dan kemudian akan mengabaikan mereka. Para janda seharusnya dibantu dalam hal pekerjaan, mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan pendidikan.

Diambil dari reuters.com

0 komentar:

 

bunga rumput Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino